5 Cara Mengatasi Stres

5 Cara Mengatasi Stres


Sebenarnya ini lebih tepatnya untuk terapi diri sendiri, ya  hahaha. 5 Cara Mengatasi Stres. Setelah bertahun-tahun menelantarkan blog ini, akhirnya aku menyempatkan diri juga untuk kembali mengisinya. Melewati begitu banyak masalah, ujian, cobaan, atau mungkin hukuman. Entahlah ... yang pasti belakangan ini merupakan masa-masa terberat dalam hidupku. Lalu, berharap kembali ke "jalan yang benar" 😂 karena aku sama sekali nggak ingin berlarut dalam setiap tantangan. 

Bagaimana, sih, 5 Cara Mengatasi Stres tersebut? Sudah menjadi hukum alam, ya, setiap makhluk yang bernyawa pasti punya ujian dan jalan cerita masing-masing yang belum tentu selamanya indah dan sesuai harapan. Ada saja hal diluar kuasa terjadi dan mendukung kegalauan. Contoh paling legendaris tahun ini tentu saja dengan adanya Covid pandemik ini. Tuhan hanya menguji dari sektor kesehatan, nyatanya banyak menghantam setor lain seperti pendidikan, ekonomi, pariwisata, bahwa keharmonisan suatu hubungan #eh 🤭 tapi itu bener, loh. 

Jika kamu adalah salah satu yang terdampak, semoga kamu bisa  menjadi pribadi yang makin kuat dan hebat. Apapun masalah yang kita hadapi, coba terapkan 5 Cara Menghadapi Stres berikut ini. Siapa tahu bisa sedikit meringankan pikiran.

1. Lakukan Teknik Pernapasan alias Breathing Exercise

Merupakan cara pertama yang sangat efektif untuk mengurangi stres dan kecemasan. Biasanya ketika menghadapi serangan stres, tubuh cenderung melakukan pernapasan lebih cepat dari biasanya. Melatih pernapasan dengan menarik napas sedalam mungkin, bisa dicoba untuk mengontrol emosi dan stres. 

Tarik napas dalam-dalam melalui hidung dengan mulut tetap terbuka. Saat dirasa sudah tidak bisa menarik napas lebih dalam lagi, buang napas melalui mulut perlahan-lahan. Lakukan setidaknya minimal tiga kali dalam sekali terapi. Jika memungkinkan, lakukan sambil duduk bersila secara rileks. Jangan lupa lakukan dengan tersenyum. 😍

2. Dengarkan Musik 

Ada beragam manfaat musik bagi kesehatan seperti menenangkan pikiran, memberi energi pada tubuh,  dan mengelola rasa sakit. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang mendengarkan musik akan lebih cepat pulih dari stres yang dialaminya. Karena dengan mendengarkan musik akan mengurangi pelepasan hormon kortisol atau hormon stres dalam tubuh.

Terapi musik disini termasuk mendengarkan, bernyanyi, menggerakkan badan sesuai irama, melainkan alat-alat musik, hingga melakukan meditasi menggunakan iringan musik. Selain itu, musik bisa menjadi solusi untuk mengatasi insomnia. Musik dapat membuat tubuh dan pikiran lebih rileks. Jangan lupa pilihlah jenis musik sesuai dengan kebutuhan. Misalnya musik meditasi untuk mengurangi stress, musik pop dan jazz untuk terapi saraf, musik klasik untuk mengatur pernapasan, dan musik rok untuk meredakan rasa sakit. 

3. Massage atau pijat

Umumnya stres berkaitan dengan keseimbangan hormon di dalam tubuh. Sehingga tubuh merespon dengan mengeluarkan hormon stres yang tinggi disertai konstraksi otot dan ketegangan saraf akibat tekanan yang diterima oleh otak.

Ada beberapa titik yang bisa kita lakukan untuk meredakan stres. Misalnya daerah antara alis dan tulang dada bisa untuk meredakan kemarahan. Caranya adalah letakkan ujung jari tengah kanan diantara alis, kemudian ujung-ujung jari tangan kiri untuk menyentuh bagian tengah tulang dada. Bernapaslah dalam-dalam pada bagian yang kita tekan, lakukan sambil menutup mata.

4. Olahraga

Mengatasi cemas dan rasa gelisah juga bisa dilakukan dengan olahraga, loh. Dance atau menari bisa membantu kelincahan gerak tubuh, saat ada kontak dengan orang lain dan menyamakan ritme, semua akan mengalihkan pikiran dari berbagai masalah. Begitu juga dengan yoga, latihan memusatkan pikiran lewat pernapasan bisa memicu respon relaksasi dan mengelola stres. Dan lain-lain

Ketika kita melakukan aktivitas fisik, tubuh memproduksi hormon endorfin yang bekerja untuk melawan stress. Gerakan saat berolahraga membuat otot kita menjadi lebih aktif bekerja sehingga membantu melancarkan peredaran darah. Namun, jangan sampai olahraga berlebihan, ya, karena hal ini akan berdampak sebaliknya

5. Menangis Sampai Puas

Mungkin kebanyakan masih menganggap kalau menangis merupakan simbol orang lemah dan cengeng. Padahal menangis merupakan hasil ungkapan perasaan seseorang ketika merasa sedih, terharu, atau bahagia. Ada tiga jenis airmata yang kita ketahui. Pertama adalah airmata refleks, yaitu airmata yang berfungsi untuk melindungi mata dari iritasi. Kedua, airmata Basal yang akan terus diproduksi oleh kelenjar lakrimal secara teratur untuk melembabkan, menutrisi, dan melindungi mata. Ketiga adalah airmata emosional, yaitu yang akan diproduksi saat merasa sedih, terharu, atau bahagia. 

Perubahan suasana hati salah satunya diakibatkan oleh akumulasi kadar mangan dalam tubuh, dan kelebihan mangan ini akan ikut keluar dari tubuh bersamaan dengan tetesan airmata ketika kita menangis. Bahkan sebuah penelitian mengungkapkan bahwa menangis bisa merangsang hormon endorfin untuk mengurangi stress dan meningkatkan mood.

Selain untuk mengatasi stres, setidaknya ada beberapa manfaat lainnya dari menangis. Yaitu: memperbaiki suasana hati. Sebenarnya ketika menangis kita sedang melepaskan tubuh dari racun dan hormon yang meningkatkan stres. Sehingga saat menangis, suasana hati menjadi lebih baik, tidur lebih nyenyak, sistem kekebalan menjadi lebih kuat, juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Well, selamat mencoba, semoga bisa sedikit melegakan perasaan kita. Apapun yang terjadi dalam hidup kita, percayalah bahwa tak ada satu peristiwa kecil pun yang luput dari pengetahuan Allah. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FKDC: Meningkatkan Kualitas Penyandang Disabilitas

Resensi Novel - Bad Boys